28 Terakhir.

Ku akan mengakui satu hal tentang kebenaran dari semua pertanyaan itu yang selama ini yang ku cari hanyalah sebuah jawaban dari semua takdir dan pertemuan itu.
Seperti kenapa, mengapa dan apa tujuannya?
Tetapi aku tidak akan menjelaskan tentang bagaimana semua itu bisa terjadi dengan cara yang sama karena semua itu terjadi berkat petunjuk dari-Nya.
Kebenaran tentang jawaban selama ini yang ku cari hanyalah tentang "Hilangnya sisi kemanusiaanku"
Selama ini dan sejak hari itu terakhir kali ku mengingat kejadian itu ketika mimpi baru dimana ku pernah bertemu seseorang dimana ku tak dapat melihatnya tetapi yang ku lihat hanyalah sebuah cahaya seperti wajah terang bahkan lebih terang dari sinar matahari saat itu seseorang itu bertanya "Apa mimpimu? Apa yang kau inginkan? Apa yang ingin kau kejar?" Saat itu ku hanyalah seorang anak kecil yang baru kenal yang namanya cinta dan hari itu menjadi pertama kalinya ku mempercayai sebuah kekuatan takdir seperti do'a dan ucapannya itu. Namun saat itu ku ingat sekali dimimpi itu diriku hanya menjawab 2 hal "Ku ingin menghancurkan orang-orang" seseorang itu bertanya "siapakah orang-orang itu?" "Orang-orang yang nanti membuat aku jauh dari Tuhan ku Allah." Lantas jawaban kedua yang ku ucapkan "Ku ingin memiliki kekuatan seperti malaikat, yang dimana memiliki keberanian kekuatan untuk melawan urusan duniawi karena hilangnya hawa nafsu dan syahwat kemudian ku ingin menolong orang-orang yang selalu berdoa kepada Allah SWT agar mereka bisa mendapatkan kehidupan seperti keajaiban yang telah terjadi kepadaku juga.

Sejenak awalnya ku hanya menanggapi hal itu sebuah mimpi, tetapi tidak seiring berjalannya waktu. Sebelum seseorang itu menjawab harapan ku seseorang itu berkata "Akan ada hari dimana setelah takdir ini setelah kejadian ini kau akan bertemu seseorang yang sama sepertimu dimana dia lahir di 28, tetapi ia akan berbeda dengan dirimu sendiri artinya kebalikan dari dirimu tetapi semua yang seseorang itu temui akan mirip dengan takdirmu.

Jujur saja, tepatnya hari dimana diriku mendengarkan itu ku langsung mempercayai dan selang beberapa bulan semuanya dimulai ketika "Diriku memulai sebuah kehidupan baru dimana hidup sebagai orang baru yang tak mengenal masa lalu yaitu kehidupan dimana kita memanggilnya ..."


Kita hidup di dua dunia dan mereka menyebutnya dunia lain
"We live in two worlds and they call it realms."
28 Terakhir di July 2019 

Comments