Saya, aku dan diriku.
Inilah perbedaan diriku yang di masa lalu dengan masa sekarang dan dengan masa depan.
Di masa lalu mungkin ku sempat kekhilafan atas keinginan dari sifat tingkah laku rasa kemanusiaannya itu sendiri. Namun akan tetapi dari semua itu aku belajar banyak hal mulai dari kesalahan, sejarah, moral, makna, dan harapan. Tetapi bagiku semua itu akan tetap kembali selama mempunyai makna tujuan yang baik. Ku sempat merasa ingin bertanya untuk apa jika memang semua itu sudah ditakdirkan untuk hilang sejak awal kenapa harus diperlihatkan semuanya sebelum semua itu terjadi?
Diriku yang di masa lalu waktu itu belum bisa menjawab pertanyaan itu.
Kemudian diriku di masa sekarang ini sudah berbeda dan bukan lagi bagian dari diriku masa lalu yang dulu dan mereka juga tak memperdulikan akan semua itu. Diriku yang hidup sekarang ini merupakan jawaban dari semua pertanyaan yang pernah ditanyakan di masa lalu dan ku telah memahami sebagian dari jawaban yang tepat untuk ku ambil makna inti dari takdir sebelumnya dan mungkin sebagian dari mereka tidak mengingat kejadian itu melainkan ku selalu mencobanya agar tetap tuk mengingat takdir itu.
Selanjutnya diriku yang di masa depan pasti sedang terus mencoba menggapai impian dan mewujudkan harapan dari semua keinginan diri kita yang pernah hidup di masa lalu dan masa sekarang ini dan alangkah baiknya jika kau bertemu dengan seseorang yang tak hanya mengenal dirimu ketika sudah berhasil menjadi seseorang yang berguna namun ia dapat menerima seluruh hal yang masih berada dalam jiwa manusia ini.
*Hanya tulisan di malam hari.
Menulis apa yang didengarnya dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Di masa lalu mungkin ku sempat kekhilafan atas keinginan dari sifat tingkah laku rasa kemanusiaannya itu sendiri. Namun akan tetapi dari semua itu aku belajar banyak hal mulai dari kesalahan, sejarah, moral, makna, dan harapan. Tetapi bagiku semua itu akan tetap kembali selama mempunyai makna tujuan yang baik. Ku sempat merasa ingin bertanya untuk apa jika memang semua itu sudah ditakdirkan untuk hilang sejak awal kenapa harus diperlihatkan semuanya sebelum semua itu terjadi?
Diriku yang di masa lalu waktu itu belum bisa menjawab pertanyaan itu.
Kemudian diriku di masa sekarang ini sudah berbeda dan bukan lagi bagian dari diriku masa lalu yang dulu dan mereka juga tak memperdulikan akan semua itu. Diriku yang hidup sekarang ini merupakan jawaban dari semua pertanyaan yang pernah ditanyakan di masa lalu dan ku telah memahami sebagian dari jawaban yang tepat untuk ku ambil makna inti dari takdir sebelumnya dan mungkin sebagian dari mereka tidak mengingat kejadian itu melainkan ku selalu mencobanya agar tetap tuk mengingat takdir itu.
Selanjutnya diriku yang di masa depan pasti sedang terus mencoba menggapai impian dan mewujudkan harapan dari semua keinginan diri kita yang pernah hidup di masa lalu dan masa sekarang ini dan alangkah baiknya jika kau bertemu dengan seseorang yang tak hanya mengenal dirimu ketika sudah berhasil menjadi seseorang yang berguna namun ia dapat menerima seluruh hal yang masih berada dalam jiwa manusia ini.
*Hanya tulisan di malam hari.
Menulis apa yang didengarnya dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Comments
Post a Comment