Apakah yang kulihat itu Taman Surga?

"Apakah yang kulihat itu Taman Surga?"

Beberapa hari lalu aku bermimpi tentang langit, dimana aku terbang ke langit untuk mengejar menemui seseorang yang pernah ku temui beberapa tahun lalu. Aku berdiri dan melihat sekeliling itu bahwa aku dapat melihat orang-orang dari atas yang sedang mengerjakan kehidupan sehari-hari nya mulai dari Ibadah, kerja, makan, dan keburukan. Saat itu aku berpikir dalam mimpi itu, "Apakah ini yang disebut saksi mata untuk melihat segalanya?" Kemudian suara seseorang terdengar dari jauh dan mendekati dengan wajah penuh cahaya awalnya dulu aku mengira semua yang dikatakan itu bohong dan palsu tetapi kali ini aku langsung bertanya kepada seseorang itu "Kenapa kali ini kau memperlihatkan kepadaku segalanya? Baik itu takdir kebahagiaan, kesedihan, dan kehancuran?" Sejenak seseorang itu hanya dapat menjawabnya dengan anggukan kepala, dan berbisik "bukannya itu yang kau inginkan sejak dulu?"
Kemudian sejak mimpi itu aku jatuh sakit meski tidak parah karena satu-satu cara keluar dari mimpi itu rasanya seperti dijatuhkan dari langit ke bumi dan kembali ke dunia ini.

Beberapa hari setelah itu aku bercerita kepada seseorang di dunia ini ya kepada manusia yang mengerti hal itu namun ia hanya menjawab semua ceritaku itu "Kau itu orang yang beruntung meski selalu sendirian tetapi masih ada makhluk lain yang memperhatikan mu." Saat itu aku merasa tahu bahwa selama ini ada seseorang yang selalu bersamaku meski dalam arti wujud lain.

Kemudian tepatnya kemarin malam ini di mimpi itu aku kembali ke tempat luas, putih, dan taman dihiasi rumput pohon yang berwarna hijau sekali dan air yang mengalir berwarna biru sejenak di mimpi aku berkata "ini seperti taman surga" dan seseorang itu mengatakan "kenapa bukannya kamu pernah kesini sebelumnya?"

Kemudian aku mencoba jalan kali melihat situasi tersebut kemudian aku melihat sebuah rumah dan disuruh mendatangi rumah itu kemudian yang aku lihat hanyalah sebuah keluarga yang hidup sederhana dimana mereka saling berbakti baik nenek, ibu, anaknya tetapi aku bertanya "bukankah itu seperti keluarga ku dulu? Bahkan aku melihat ibuku sendiri?" Seseorang itu mengatakan "Iya itu keluargamu di masa depan nanti." Sejenak ku tak mengerti apa maksudnya apakah itu keluarga dari keluargaku, atau keluarga dari pasangan ku nanti. Namun aku pun kembali bingung kenapa aku mengenal mereka tetapi mereka tidak mengenalku bahkan ibu dari mereka memberiku segelas air putih yang rasanya begitu manis dan hangat. Kemudian aku hanya tersenyum dan berjalan meninggalkan rumah itu dan berkata "Terimakasih"

Comments