Apakah aku dapat menjadi teman hidupmu?

"Apakah aku dapat menjadi teman hidupmu?"

Disore hari tepatnya sekitar menjelang malam hari aku tiba-tiba terbangun dari tidurku yang awalnya tidak sengaja terlelap. Kemudian aku mencoba mengingat sebuah kejadian dimana aku bermimpi bahwa aku bertemu seseorang kemudian mengajaknya bertemu ke suatu tempat kemudian mencari sebuah jawaban dari semua pertanyaanku "Apakah kamu ditakdirkan untukku?" Tentu saja tidak semua orang aku tanyakan pertanyaan konyol itu. Tetapi di suatu malam aku hanya iseng-iseng berhadiah seperti kebiasaanku yang aneh seperti bertanya dan menulis sebuah kisah hidupku di dunia mimpi ke website journal ku. Ada satu hal yang membuat seseorang itu tertarik aku tak bisa ingat siapa seseorang itu dikarenakan itu hanya mimpi, pada awalnya sampai-sampai dia bertanya "Kenapa kamu terobsesi dengan mimpi-mimpi itu?" Tetapi diriku hanya bisa menjawab dengan arti lain "Karena itu duniaku tempat dimana semuanya dimulai"

Pastinya tidak semua orang paham tentang hal itu, tetapi seseorang ini menjawab kembali dengan jawabannya yang membuatku terkejut. "Berarti tempatmu bukan di dunia ini? Kenapa kamu bisa meninggalkan dunia mu sendiri?"
Aku hanya menjawab "Karena aku disini karena seseorang, aku hanya mencari seseorang yang ditakdirkan untukku agar aku dapat menemukan kunci untuk kembali kepada-nya."
Seseorang itu kembali bertanya kepadaku "bagaimana kau tahu bahwa seseorang itu ditakdirkan untukmu?"
Aku kembali menjawab "Aku hanya perlu memberikan pertanyaan satu hal tentangnya"
Seseorang itu kembali bertanya "Pertanyaan apa yang akan kau tanyakan kepada seseorang itu?"
Aku kembali menjawab "Hanya tentang pertemanan saja, Apakah aku dapat menjadi teman hidupmu?"
Seseorang itu kembali bertanya "Apakah kau tanyakan itu ke semua orang yang kamu kenal?"
Aku menjawabnya "Tidak, pertanyaan itu hanya aku tanyakan ke seseorang di duniaku dan itu pernah terjadi satu kali di masa duniaku masih ada."
Seseorang itu kembali bertanya "Satu kali? Kenapa bisa kamu seyakin itu? Bagaimana jika seseorang itu menjawab Tidak atau bahkan sebaliknya Iya?"
Aku menjawabnya "Jika seseorang itu menjawab iya dengan mudah itu artinya seseorang itu tidak mengerti tujuan dari pertanyaan itu makanya itu akan gagal dan tak pernah berhasil."
Seseorang itu kembali menjawab pertanyaan dariku "Berarti aku hanya perlu bilang tidak saja kan karena itu adalah pertanyaan yang hanya kamu yang mengerti dan tidak ada yang bisa mengerti dari tujuanmu?"
Aku kembali menjawabnya "Aku rasa jawabanmu ada benarnya juga, tetapi seseorang sepertimu menjawab pertanyaanku dengan sama seperti seseorang di duniaku kemudian kau akan kembali menjawab "Karena takdir manusia itu tidak ada yang tahu."

Sebelum seseorang itu kembali bertanya ia merasakan sebuah takdir seperti Dejavu dan sebenarnya seseorang seperti ia lah yang pernah mengalami hal itu sebelumnya. Contohnya seperti renkarnasi atau terlahir kembali dan ingatannya sudah kembali hanya karena perkataan dari pertanyaan ku itu.

Seseorang itu kemudian kembali menjawab "Ternyata kamu benar, kamu sudah mencari seseorang sepertiku sampai sejauh ini dan kamu sudah berusaha tuk mengembalikan semua takdir di duniamu untukku, untuk kehidupan kita nanti."

Kemudian aku menjawabnya "Karena aku sudah mengamatimu dan mengagumimu sejak awal kita bertemu dan ketika aku sudah percaya dan yakin sudah dipastikan bahwa kaulah orangnya yang selama ini aku cari."



_RyuAkizuki.
Short story from the realm.


Comments